Presiden RI Prabowo Subianto meminta para siswa Sekolah Rakyat untuk tidak merasa malu dengan latar belakang pekerjaan orang tua mereka. Saat meninjau Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026), Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan seperti buruh, petani, atau pemulung adalah profesi yang mulia.
Pesan Hormat untuk Orang Tua
Dalam kunjungannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo menekankan pentingnya kebanggaan terhadap orang tua yang bekerja keras. “Jangan kau kecil hati. Jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya pemulung, jangan kau malu. Mereka mulia,” ujar Prabowo di hadapan para siswa.
Ia melanjutkan, pekerjaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang halal demi masa depan anak-anak. “Mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Jangan pernah kecil hati,” ungkapnya, memberikan semangat.
Lebih lanjut, Prabowo juga menyerukan agar anak-anak senantiasa menghormati orang tua mereka. “Hormati orangtuamu kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orangtuamu,” tegasnya, menyoroti pentingnya bakti.
Lebih Mulia dari Koruptor
Prabowo bahkan membandingkan kemuliaan pekerjaan orang tua dengan tindakan korupsi. Menurutnya, pekerjaan orang tua yang sederhana jauh lebih mulia dibandingkan dengan orang-orang pintar yang justru melakukan korupsi dan mengkhianati negara.
“Jangan pernah kau malu. Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” pungkas Prabowo, memberikan penekanan pada integritas dan kejujuran.