Megawati Soekarnoputri Hadiri Hari Kedua Rakernas I PDI-P 2026 di Ancol, Tinjau UMKM dan Siap Luncurkan Buku

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri kembali berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan 2026. Kehadiran Presiden ke-5 Republik Indonesia ini menandai hari kedua pelaksanaan Rakernas yang berlangsung di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu (11/1/2026).

Megawati tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB, mengenakan busana bernuansa merah. Agenda lanjutan partai ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI-P.

Setibanya di area Rakernas, Megawati disambut oleh putranya, Prananda Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI-P Bidang Ekonomi Kreatif. Turut menyambut pula Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, serta sejumlah pengurus partai lainnya.

Dengan menumpangi boogie car, Megawati menyempatkan diri meninjau sejumlah stan UMKM yang tersebar di area Rakernas. Ia sempat berhenti untuk mengamati aktivitas di stan peragaan busana bertajuk “Singgasana Seni Bung Karno”.

Peragaan busana “Singgasana Seni Bung Karno” sendiri merupakan garapan Media Pintar Perjuangan (MPP). Acara ini telah digelar pada Sabtu (10/1/2026) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan sekaligus agenda Rakernas.

Pada hari kedua Rakernas, fokus agenda diarahkan pada pembahasan materi serta perumusan sikap politik partai secara lebih mendalam. Hal ini menyusul pidato pembukaan dan pengarahan Ketua Umum yang telah disampaikan pada hari pertama.

Sejumlah agenda penting meliputi penyampaian laporan komisi serta perumusan rekomendasi strategis partai. Rekomendasi ini dirancang untuk menyikapi dinamika politik ke depan.

Selain itu, Megawati dijadwalkan menyampaikan pandangannya secara tertutup kepada para kader partai. Usai seluruh rangkaian agenda tersebut, Megawati juga akan meluncurkan buku terbarunya yang berjudul Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana Alam Megawati Soekarnoputri.